Rumah Tani – Sektor pertanian kembali menunjukkan perannya yang vital sebagai salah satu penopang utama ekonomi Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada kuartal pertama tahun 2026 mencapai 12,67 persen. Kontribusi ini menempatkannya pada posisi ketiga setelah industri pengolahan dan perdagangan, di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen secara tahunan. Dengan pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya, sector pertanian telah menunjukkan kinerjanya yang stabil dan berkelanjutan.
Kontribusi Sektor Pertanian terhadap PDB
Sektor pertanian jelas memainkan peranan penting dalam mendukung perekonomian nasional. Dalam laporan BPS, sektor ini berkontribusi sebesar 0,55 poin persentase dari total pertumbuhan PDB. Berikut ini adalah perbandingan kontribusi dari lima sektor utama terhadap PDB di kuartal pertama 2026:
| Lapangan Usaha | Kontribusi Terhadap PDB (%) |
|---|---|
| Industri Pengolahan | 19,07% |
| Perdagangan | 13,28% |
| Sektor Pertanian | 12,67% |
| Konstruksi | 9,81% |
| Pertambangan | 8,69% |
Data di atas menunjukkan bahwa ketahanan sektor pertanian cukup kuat dan stabil. Meskipun ada beberapa sektor yang tumbuh lebih cepat, sektor pertanian tetap berperan sebagai fondasi ekonomi Indonesia.